spot_img
HomeSpotlightNVIDIA Luncurkan Jetson Thor, Mesin AI yang Bisa Ubah Masa Depan Robotika

NVIDIA Luncurkan Jetson Thor, Mesin AI yang Bisa Ubah Masa Depan Robotika

NVIDIA kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin teknologi AI dengan merilis Jetson AGX Thor. Platform ini hadir dalam bentuk developer kit dan production modules. Jetson AGX Thor merupakan platform superkomputer untuk Physical AI dan robotika next-gen yang didukung oleh arsitektur GPU Blackwell.

Platform baru ini diharapkan bisa mendorong kemajuan penting di bidang robotika, khususnya terhadap physical AI. Physical AI merupakan cabang AI yang memungkinkan mesin untuk belajar, bernalar, dan berinteraksi secara fisik dengan dunia nyata.

Dengan peningkatan komputasi yang signifikan, Jetson Thor akan membuka era baru bagi robot industri, kendaraan otonom, hingga smart device lainnya.

Lompatan Performa: Dari NVIDIA Jetson Orin ke Jetson Thor

Jetson AGX Thor bukan hanya mengusung pembaruan minor dari seri sebelumnya, Jetson Orin.

NVIDIA mengklaim, tool baru ini menawarkan peningkatan 7,5 kali daya komputasi AI dan 3,5 kali lebih efisien dalam konsumsi energi.

Dalam dunia robotika, efisiensi energi adalah kunci agar robot bisa bekerja lebih lama tanpa perlu pengisian daya berulang. Sementara daya komputasi tinggi memungkinkan perangkat tersebut mengambil keputusan lebih cepat dalam situasi nyata.

Performa tinggi Jetson Thor didukung arsitektur baru NVIDIA Blackwell GPU untuk menangani model AI berukuran besar dan proses inferensi real-time.

NVIDIA Jetson AGX Thor Developer Kit

Dengan 128GB memori dan kemampuan hingga 2.070 FP4 teraflops, perangkat ini mampu menjalankan beban kerja berat, mulai dari pengenalan objek dengan akurasi tinggi, navigasi otonom, hingga pemrosesan bahasa alami dalam interaksi manusia dengan mesin.

Apabila Jetson Orin selama ini sudah menjadi standar di banyak aplikasi robotika dan AI tepi (edge AI), maka Jetson Thor seakan menaikkan standar itu ke level yang jauh lebih tinggi. Bagi pengembang, ketersediaan developer kit berarti mereka bisa mulai bereksperimen dan mengintegrasikan kemampuan ini ke dalam prototipe robot atau solusi AI fisik lebih cepat.

Masa Depan Robot dengan Physical AI

Physical AI bisa dimaknai sebagai hadirnya kemampuan AI yang bukan hanya memahami data digital, tetapi juga mengambil tindakan cerdas di dunia fisik. Bayangkan robot yang mampu berinteraksi dengan manusia bukan hanya dengan suara, melainkan juga melalui gerakan, ekspresi, atau bahkan perasaan yang lebih natural.

Dengan komputasi yang dimiliki Jetson Thor, robot dapat menjalankan berbagai model AI secara bersamaan. Misalnya kemapuan untuk mengenali objek, pemrosesan bahasa alami untuk memahami instruksi, hingga kontrol motorik presisi untuk melakukan gerakan kompleks. Semua itu berlangsung secara real-time tanpa harus mengirim data ke server pusat, sehingga mengurangi latensi dan meningkatkan keandalan.

Dampaknya bisa sangat luas. Di industri, robot otonom bisa bekerja lebih cerdas di pabrik , memahami lingkungan kerja yang dinamis, dan berkolaborasi aman dengan manusia.

Di bidang kesehatan, perangkat medis berbasis AI dapat menganalisis kondisi pasien sekaligus memberikan respons cepat. Bahkan di rumah tangga, robot asisten pribadi bisa berkembang jauh melampaui kemampuan smart speaker yang hanya berbasis suara.

NVIDIA juga mementinghkan efisiensi energi. Dengan konsumsi daya yang lebih rendah, Jetson Thor mendukung pengembangan robot yang lebih kecil, lebih portabel, dan ramah lingkungan. Ini membuka kemungkinan hadirnya robot-robot dengan harga lebih terjangkau, sehingga adopsi teknologi bisa meluas ke berbagai lapisan industri dan masyarakat.

Hadirnya Jetson AGX Thor menandai langkah strategis NVIDIA dalam mempercepat revolusi robotika berbasis AI. Dengan kombinasi komputasi masif, efisiensi energi, dan proses real-time, Thor bisa menjadi fondasi bagi developer untuk menciptakan next-gen robot yang lebih cerdas.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments